Senin, 23 Juli 2012

Memulai mengedit di Adobe premiere Pro CS4


Sebelum kita memulai sebuah perjalanan mengedit film menggunakan adobe premiere pro CS4, kalian bisa mengambil beberapa video yang akan kalian gunakan selama mengedit film. Terlebih dahulu kalian membuat script, yaitu sebuah daftar isi dari film yang akan kalian rencanakan secara berurutan. Setelah itu masukkan semua data film yang telah diambil dari berbagai sumber, dimasukkan menjadi satu kedalam harddisk komputer kalian. Letakkan semua file tersebut didalam satu folder selain disk C.
            Setelah semua perlengkapan siap, kita buka aplikasi Adobe Premiere Pro CS4.
Setelah kita melihat tampilan start-up, kita akan di hadapkan dengan sebuah tampilan Project.
Disini kita akan mengisikan nama project, lokasi dimana file project akan disimpan. Lalu kita klik tombol OK.

Kita akan dihadapkan oleh pembuatan sequence(tempat pengeditan) dengan memilih beberapa profil.

Kita akan memilih profil AVCHD 1080p 24, sedangkan untuk pengaturan frame size, frame rate, audio rate, audio track dan pixel aspect ratio dengan membuka tab General dan Tracks yang berada di samping tab sequence preset.



 

 

 

 
Setelah itu akan muncul halaman kerja untuk mengedit.
Fungsi:
1.     Preview file
2.     daftar file yang akan digunakan
3.     Tempat pemotongan film
4.     Preview hasil
5.     Efek, info file, browser file.
6.     Tempat mengedit.
7.     Indikator suara
8.     Alat untuk memotong, memanjangkan.

Membuka file browser dan menempatkan file-file video yang akan kita edit. Ada beberapa file yang di dukung, namun file yang paling baik bekerja adalah MPEG-2, MPEG-4, FLV, 3GP, MP4, WMV. Sedangkan file vob, mkv, dan DAT tidak bisa didukung dan jika di convert ke file apapun, hasilnya kurang memuaskan.
Setelah itu kita menggeser file tersebut ke dalam sequence dan menem-patkannya pada posisi waktu ya-ng direncanakan/penyesuaian dengan rencana sebelumnya.


            Namun terkadang file video yang kita masukkan mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil ; kurang lebar (3:4); atau jauh lebih lebar (16:9) dari layar preview yang sebelumnya kita rancang.
Kita bisa mengedit bagian dari sequence tersebut untuk mengubah posisi dan ukuran. Dengan cara menseleksi bagian yang akan diubah. Lalu memindahkan alat penunjuk pemutaran di atas bagian yag di seleksi. Lalu melakukan pengubahan ukuran sesuai tinggi dan tempat.
            Di dalam effect controls kita bias menambahkan efek berupa chroma key, chroma colors, sepia dll.


Selain video effect kita bisa menambahkan transisi video, agar para penonton film yang kita buat bisa merasa nyaman dengan pergantian bagian-bagian dari film.




Cara penggunaannya cukup mudah, pilih salah satu efek. Lalu kita drag ke salah satu bagian dari sequence. Dapat diletakkan di depan, di belakang dan di antara 2 duabagian yang menempel di atasnya atau di sampingnya.


Kita bisa menambahkan beberapa buah jenis judul untuk film kita.
·        Default Still: Title yang diam. Untuk meng-gerakkannya membu-tuhkan effects.
·        Default Roll: Title yang bergerak keatas.
·        Default Crawl: Title yang bergerak ke kiri.

Untuk menggunakan title-title tersebut ada beberapa cara. Default Still hanya membutuhkan satu layar penuh yang pas dengan layar preview, jika berlebihan akan terpotong. Default Roll membutuhkan teks yang ditulis ke bawah. Sebaiknya menaruh teks pertama pada bagian bawah layar preview,  tujuannya memberi jeda. Default Crawl membutuhkan teks yang ditulis ke kanan.
setelah kita memilih jenis title yang digunakan. Mulai untuk mengatur dan memberi nama pada title dan Akan mencoba Default Still.
Akan muncul sebuah jendela yang akan digunakan untuk mengedit title. 
Pada kolom Title tools alat yang digunakan memindahkan teks adalah ikon yang bergambar pointer dan yang digunakan untuk menambah dan mengedit teks adalah yang ikon yang bergambar huruf T. Pada kolom title properties, bisa menambahkan efek bayangan dll. Pada kolom title, ada pengaturan jenis dan ukuran huruf, jarak, spasi, juga ditampilkan layar preview untuk memudahkan dalam meletakkan teks. Pada kolom title styles bisa digunakan untuk membuat teks mempunyai gaya tersendiri, bisa di edit pada title properties. Kamu juga bisa menambahkan gambar dengan menekan tombol kanan mouse anda, pilih insert picture.
Untuk Default Roll, ada cara ter-sendiri. Dengan membuat teks ya-ng anda tulis menjadi sangat panjang. Biasanya Default Roll ini digunakan saat akhir dari sebuah film.
Setelah anda melakukan pengeditan, title otomatis tersimpan setelah anda menutup jendela pengeditan.
Title yang sudah dibuat akan langsung masuk dalam daftar file yang digunakan. Untuk menggunakannya geser masuk menuju bagian mana yang dikehendaki. Semua title bersifat transparan, jika ingin menampilkan title pada saat sebuah cuplikan berlangsung. Tempatkan title pada tempat yang lebih tinggi, yaitu diatas track video(bagian sequence) yang digunakan cuplikan. Semisal cuplikan ada di track video 1, maka title harus di letakkan di track video 2 tepat diatas cuplikan tersebut, jangan terbalik.
Semua title yang telah dibuat mempunyai durasi 5 detik. Untuk bisa menyamakan atau membuat title menjadi lebih lambat untuk Default Roll dan Default Crawl, cukup menseleksi sebuah title dan menariknya sampai bagian yang di inginkan, bisa melihat layar preview.
Mengedit dan berkreasi
Mungkin lebih menarik kalau kita bisa memutar waktu sebuah klip video, semisal, video seorang yang asik makan di sebuah restoran. Dengan fitur clip speed/duration kita bisa membuat para pelanggan seolah-olah memuntahkan makanannya dan mengembalikannya pada restoran tersebut.
Cara menggunakan fitur clip speed/duration dengan mengubah jumlah durasi dalam jumlah millisecond. Semakin kecil nilai yang diberikan, akan membuat pemutaran semakin cepat. Sedangkan semakin banyak nilai yang diberikan, akan membuat pemutaran semakin lambat. Dengan Reverse Speed bisa membalik putar video.
           


Menyelesaikan Editing dengan Adobe Encoder.
Untuk menyelesaikan sebuah film di Adobe Premiere Pro CS4, File > Export > Media. Setelah itu akan terbuka Jendela Export Setting.
Pada jendela ini kamu harus menentukan Format file, preset, Output file, dan setting audio dan video.
Untuk pegaturan ukuran Frame bisa disesuaikan dengan kebutuhan, Frame rate disesuaikan 24, dan bit rate disesuaikan dengan kebutuhan, kalau ingin video berkualitas tinggi yang berukuran kecil gunakan nilai ~0.5 - ~1 Mbps. Kalau untuk kebu-tuhan perfilman, saya sarankan di-atas 1 Mbps, se-makin besar file, semakin besar bit rate, dan tergantung dengan panjang video.
Setelah menekan tombol OK, akan muncul jendela aplikasi dari Adobe Media Encoder.
Apabila sudah terbuka Adobe Media Encoder, dengan menekan tombol start queue, jika setelah anda menekan terjadi kesalahan dan status sequence menjadi tombol tanda seru. Anda bisa me-nekan tombol duplicate dan memulai setting lagi.
Terlebih meng-urangi bit rate dan meny-amakan dengan maximum bit rate.


0----0
\----------------/

35 komentar:

  1. Nice Info Gan.
    kalau bisa share juga cara membuat animasi dalam video.

    BalasHapus
  2. bang, mau nanya klo video yg abis di convert misal dri .MOV ke .avi ko pas diimport ke adobe premiere'a suara di filmnya ko malah hilang ya ? mohon atas jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Convert file MOV ke mp4 atau mpeg4 atau mpeg2 atau flv dengan standart terbaik(ukuran video disesuaikan project dan bit-rate standart). mengapa? karena adobe premiere tidak mempunyai Codec selengkap K-Lite-Mega Codec Pack. dan file Avi mempunyai banyak codec yang sulit dibedakan. atau dapat dengan teknik lain, Convert video ke audio mp3/aac. tinggal menempelkan file audionya di kolom audio sejajar dengan film. untuk menyatukan, block video dan audio mp3nya lalu klik kanan, lalu pilih link(maaf ane lupa menunya).... ,sehingga setiap digeser2, audionya juga ikut geser.

      NB:Maaf, Nunggu Lama... Maafkan Admin... dan maafkan admin jika ada kesalahan, karena admin sekarang kuliah Fisika. admin hanya sekedar berbagi Ilmu yang bermanfaat...

      Hapus
  3. Nice post bro, kunjungi juga ...
    Salam .. (Alfan)
    s-s-i-d.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya fan....
      kpan2 mampir ke TKP...

      Hapus
  4. bang kalo buat ngubah posisi film bisa ga.??soalnya saya kn download film tapi kebalik gambarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa kang. tinggal di masukkan ke squence(tempat mengurutkan video) lalu di pindahkan jarum penunjuk pemutaran hingga pada bagian dari video tersebut. lihat di jendela output lalu di atur posisinya (tekniknya persis seperti photoshop/mengedit gambar).

      kalau kang minat, bisa juga dibalik dari yang kanan menjadi yang kiri,,,

      maaf, baru balas... :D

      Hapus
    2. atau bisa memakai avidemux pada settingan filternya...

      Hapus
  5. Mau nanya bro nich knp settingan squence pada adobe primiere cs6 tdk smua keliatan di pilihan squence

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba agan teliti lagi... lagi dan lagi...
      semakin tinggi versi semakin banyak settingannya...

      Hapus
  6. nice banget nih mas Ahmad info nya ttg Adobe premiere..
    tapi sya menggunakan adobe premiere CS3, dan format awal dari .MOV sya convert ke .AVI, pas di play sudah sama kualitasnya..

    settingan project general sya sudah yang paling bagus dgn ukuran HDV 1080p, 1440x1080 tapi pas mau di export movie, ukuran frame size jadi 720x480, setelah rendering hasilnya buram dan tidak bagus, kenapa ya mas?
    Trims :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. settingan project general hanya mempengaruhi ruang pengeditan. squence hanya mengurutkan file, ukuran film, dan waktu potong, tidak langsung film secara jadinya.

      mengapa ukuran frame size jadi 720x480?
      -setting default ukuran NTSC mpeg1 adalah 480p.mungkin kurang teliti pas exportnya. coba diulang dan diubah setting pada exportnya dengan format avi dan ukurannya 1440x1080.

      -setelah rendering hasilnya buram dan tidak bagus?
      mungkin karena ukurannya yang kecil 480p = 4.8 cm(1 cm=100 px) yang diperbesar atau mengaktifkan effek gaussian blur...

      Hapus
    2. oh iya... jangan di render atau jangan tekan enter...
      langsung di export aja....

      Hapus
  7. settingan project general hanya mempengaruhi ruang pengeditan. squence hanya mengurutkan file, ukuran film, dan waktu potong, tidak langsung film secara jadinya.

    mengapa ukuran frame size jadi 720x480?
    -setting default ukuran NTSC mpeg1 adalah 480p.mungkin kurang teliti pas exportnya. coba diulang dan diubah setting pada exportnya dengan format avi dan ukurannya 1440x1080.

    -setelah rendering hasilnya buram dan tidak bagus?
    mungkin karena ukurannya yang kecil 480p = 4.8 cm(1 cm=100 px) yang diperbesar atau mengaktifkan effek gaussian blur...

    BalasHapus
  8. bro, kok video gw pas dimasukan ke time line suara asli dari video ny gak keluar yah? cuma gambar ny aja yang bergerak, audio ny hilang >.<

    barang kali ada settingan ny ,, mohon petunjuk donk

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya saya juga mengalami hal seperti itu...
      untuk mengakalinya dengan setting saya masih belum tahu..
      tetapi ada sebuah trik...
      convert videonya ke audio seperti mp3.
      setelah kita masukkan videonya di adobe premiere.
      kita masukkan file audionya di garis audio sejajar dengan video.
      lalu kita group...

      semoga bisa membantu...

      Hapus
  9. Sekarang kan Photoshop cs6 juga bisa editing video.... kasih tutorial nya dong om.... makasih,,

    BalasHapus
  10. om mau tanya duunk dari video ukuran MOV saya ke AVi sudah baik, tapi kenapa ya pas ketika mau memasukkan memulai project baru dan di play malah gambarnya agak lelet, kayak madet2 gitu om... mohon solusinya om thanks....

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf kalau baru sempat balas.. atau klo mau hubungi lwt facebook bsa di http://facebook.com/ahmadmufidun
      memang seperti itu klo pilih avi, kdang2 bagus, kdang2 lelet.. soalx avi itu msih bnyak macamx... biasanya pakek DV itu hasilx bagus... klo yang MOV(kamera digital) lebih baik diubah ke format h.263(MP4) atau H264 atau WMV(Alternatif). soalx gak pasti file itu cocok sama Adobe Premiere..

      Hapus
  11. Bang, gimana sih cara merubah dari MOV ke AVI ? saya kan ngerekam video pake DSLR. pas mau di play, eh vidoenya malah gak jalan, yg jalan suaranya aja. thx bang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa gunakan video converter yang umum... contohnya bsa gunakan avidemux, total video converter atau sejenisx..

      Hapus
  12. mau tanya . kan saya masukin video adobe premiere cs3 format'a mp4 tapi ko gk bisa ia , kaya gk suport gitu ??
    gmna'a ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon di cek dulu kang. bisa dilihat pada saat mengimpor file pada project.. pada type file, dibawah nama file, tertera file2 yang dapat digunakan disana,...

      Hapus
  13. nambahin

    https://www.youtube.com/watch?v=WJwtmIIyXaM

    BalasHapus
  14. Permisi om, saya pake cs4 kok ga bisa buat import .MOV ya?
    Mohon solusinnya dong, gimana cara import MOV tanpa harus mengconvert dulu?
    Thanks :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang masih belum bsa. memang harus diconvert.. saya sarankan convertnya ke avi(Recomend) atau mpeg2(Second Recomend) atau wmv(Other Recomend).
      kalau cara import mov tanpa convert, lebih ribet kang.. :)
      soalnya saya lebih suka yg diakalin, cepat jadi dari pada yang pkek plug-in tambahan, soalx pas nulis buku ini, spek komputer masih dual core... :D

      Hapus
  15. tks ats artikelnya, klw ebook lengkapnya operasional adobe primiere apa ada den? download dmn? tks ud diijinkan copy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya bukunya ada, bahasanya bahasa inggris. adanya buku adobe premiere cs5, bisa dicek di http://en.bookfi.org/s/?q=adobe+premiere+pro&t=0

      Hapus
  16. Bang, kenapa saya render video 4 menit ukurannya 1 GB ya bang?
    Mohon pencerahannya bang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon dicek kembali untuk bitratenya. setingannya mohon di kecilkan.

      Hapus
  17. mantab artikel nya mengenai Belajar Adobe Premiere Pro

    Kunjungi juga website saya : http://kursusadobemurahsurabaya.blogspot.com/2014/08/kursus-adobe-premiere-surabaya.html

    BalasHapus