Minggu, 28 Desember 2014

Teknik Mengedit Film

Hal yang harus kita perhatikan pada saat kita akan mengedit beberapa file video menjadi sebuah rangkaian film adalah sebagai berikut:
1. Perhatikan kesinambungan Tema, Judul dan storyline dari rancangan film yang anda buat. jika anda membuatnya dengan mengacu pada satu saja, tentu hasil yang anda dapat tidak sesuai dengan apa yang di inginkan. tentunya anda harus mengambil ulang adegan yang pas dan menurut anda adalah baik dan bisa di kreasikan. tentunya anda harus mengambil tempat pada saat syuting berlangsung jika anda tidak datang, maka dapat dipastikan anda tidak bisa mengambil kesimpulan dari sutradara anda. dan begitu pula sang sutradara seharusnya saling bekerja sama pada saat waktu syuting dengan editor, sutradara akan lebih mempertimbangkan tujuannya ke sang editor.

2. Perhatikan file video anda lengkap atau mempunya ukuran yang sama. jika pada saat anda mengedit, dan ternyata file yang anda dapatkan adalah berbeda-beda tentunya anda akan merasa ini adalah hal yang sangat mudah, tinggal mengubah dengan converter. namun, jika file yang anda gunakan adalaha sangat banyak, hingga ribuan file dengan adegan yang sama, tentu hal converting adalah sebuah masalah yang sangat besar. oleh kerana itu diperlukan penggunaan standart dalam pengambilan gambar. sebuah kamera DV dengan kaset miniDV dan H5 memiliki ukuran frame, bit rate, framerate dan jumlah waktu yang berbeda dalam pengoprasiannya. oleh karena itu setting standart sangatlah penting dalam menentukan kualitas sebuah film, dan kualitas sebuah film ditentukan dari kualitas ukuran, rata-rata bit rate dan format yang digunakan.

3. Perhatikan komputer dan aplikasi yang digunakan dalam mengedit. tentunya jika kita menggunakan komputer yang sangat lemah dalam speed clock tentunya video yang kita proses akan jauh lebih lama. dan apabila kita ingin memasang aplikasi editing video, kita harus menentukan seberapa bagus film yang akan kita buat. jika film yang dibuat hanyalah sederhana, tentu aplikasi yang digunakan tidak perlu sangat canggih, namun sederhana saja. untuk film yang sangat bagus dan panjang durasinya. tentunya aplikasi yang digunakan tidaklah hanya satu aplikasi. tentunya ada lebih dari 2 aplikasi dan proses pembuatan film menjadi sebuah file yang akan didisribusikan menjadi sebuah video disk, membutuhkan waktu berbulan-bulan, itupun dengan menggunakan komputer yang canggih dan komputer tidak dalam keadaan mati sekalipun.

4. Perhatikan output file yang digunakan, banyak di internet dari provider audio-video menawarkan beberapa format output untuk film, seperti : AVI, MPEG, MKV, TS, VOB, Div-X, X-Vid, Quick Time, dan lain-lain. tentunya dengan performa dan tingkat kompresi dan pembacaan tingkat tinggi. pada saat ini, format terbaik masih berada pada H.265 (MPEG-4 HEVC) yaitu peningkatan dari H.264 (MPEG-4 AVC) yang muncul tidak lama ini dengan proses pembuatan codec selama 2 tahun lebih dan sekarang dapat kita nikmati pada converter video terbaru. namun, pemilihan codec bergantung pada kebutuhan, misalnya untuk penyimpanan, stereaming, bioskop, perangkat portabel, editing ulang, dll. akan menggunakan beberapa ekstensi yang berbeda dan kinerja yang berbeda karena perbedaan kode enkripsi.

5. Penyimpanan yang baik dapat membuat video di edit dan disimpan dengan lebih cepat dan lebih aman. tentunya jika kita menggunakan flashdisk dengan format Fat32, kita tidak akan bisa memindahkan file berukuran lebih dari 4Gb meskipun kita mempunyai ukuran sampai 32 Gb, atau mungkin anda hanya mempunyai 2 Flashdisk ukuran 4Gb yang akan digunakan untuk memindahkan file hasil capture dari miniDV sebesar 7Gb. tentunya ini akan menjadi masalah jika anda tidak memahami prinsip pembagian file. anda mungkin mencoba menggunakan aplikasi winrar dalam membagi file, tentunya hal ini tidak lah efisien karena pada dasarnya winrar melakukan proses enskripsi juga dan membuat kinerjanya lambat dan perlu waktu yang banyak. solusinya adalah kita menggunakan file splitter tanpa enskripsi. tentunya pada bagian part, kita dapat membukanya langsung pada player. namun, tidak lancar. penggunaan file splitter dapat meminimalisir waktu penggunaan dalam memproses data.

terimakasih telah membaca tips trik saya. jika ada problem dan kesan, dpat di tulis di komentar.